Nurrahmah Widyawati Mom Parenting Food Traveller Lifestyle Blogger Indonesia

LASIK: Informasi Lengkap, Biaya Operasi dan Bagaimana Risikonya?

Konten [Tampil]

lasik
Mata adalah jendela dunia, menjaga mata adalah hal yang harus kita lakukan sebelum terlambat. Sebagai pengguna kacamata sekarang ini, banyak kegiatan yang sedikit terganggu karena penggunaan kacamata. Mungkinkah menjalani operasi LASIK menjadi solusinya?

Beberapa kegiatan memang sedikit menurun produktivitasnya karena penggunaan kacamata atau bahkan lensa kontak, seperti berenang, berkendara di malam hari, menaiki motor saat hujan deras, penggunaan masker, aktivitas menghadiri undangan pesta resmi dan berbagai aktivitas lainnya.

Mungkin ada beberapa dari kamu yang justru belum menggunakan kacamata, namun sudah mulai merasakan adanya gejala gangguan penglihatan. Sebelum menggunakan kacamata, saya juga merasakannya. Paling tidak ada beberapa hal yang harus kamu sadari dan segerakan untuk periksa ke klinik mata.


Gejala Mata Minus, Plus, dan Silinder Secara Umum

Jika kamu mengalami gejala gangguan penglihatan seperti sulit melihat pada jarak jauh, bisa jadi kamu terkena miopi (rabun jauh). Saya juga menderita mata minus, salah satunya karena penggunaan gawai setiap hari dengan intensitas yang tinggi. Untuk melihat jarak jauh saya harus memicingkan mata untuk menambah fokus sebelum berkacamata, sedangkan untuk jarak dekat masih cenderung normal penglihatannya.

Sedangkan untuk penderita hipermetropia (rabun dekat), biasanya mereka kesulitan untuk melihat di jarak yang cenderung dekat dengan jelas. Biasanya ini sering dialami oleh orang lanjut usia. Saat mata plus, mata akan sulit membaca buku atau sekadar melihat layar ponsel dengan lama.

Gangguan lain adalah mata silinder, ini yang sering tidak disadari oleh banyak orang. Biasanya penderita astigmatisme memiliki pandangan yang cenderung kabur dan terdistorsi. Huruf dan objek akan terlihat berbayang dan ganda. Ini sangat terasa saat berkendara di malam hari, lampu-lampu akan terlihat berpendar dan lebih menyilaukan untuk mata silinder.

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, sebaiknya kamu langsung periksa ke klinik mata terbaik agar bisa diberikan penanganan maupun solusinya sehingga produktivitas tetap terjaga.

Salah satu solusi untuk menghadapi mata minus, plus, hingga silinder adalah menggunakan kacamata maupun lensa kontak. Meski nyatanya, menggunakan kacamata atau lensa kontak ini lumayan mengganggu aktivitas. Akhir-akhir ini teman-teman saya banyak yang melakukan operasi LASIK dan akhirnya terlepas dari penggunaan kacamata dan lensa kontak.

BIAYA OPERASI LASIK

Apa itu LASIK?


LASIK Adalah....

Jadi, LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) adalah suatu prosedur bedah refraktif dengan tujuan untuk memperbaiki kelainan refraksi mata. Penanganannya menggunakan sinar laser presisi tinggi yang berfungsi untuk membentuk ulang kornea, jadi cahaya yang masuk bisa difokuskan tepat di depan retina pada mata.

LASIK ini dapat dilakukan pada penderita mata minus, plus, hingga silinder. Namun memang harus dilakukan pengecekan lebih lanjut apakah seseorang layak atau tidak untuk melakukan prosedur LASIK. Tentu hal ini dilakukan oleh klinik yang terpercaya.

Pasien yang diperkenankan melakukan LASIK biasanya berusia minimal 18–21 tahun dengan minus atau silinder yang stabil selama setidaknya setahun. Pasien juga tidak boleh memiliki penyakit mata seperti glaukoma, katarak, infeksi aktif. Sedangkan LASIK harus ditunda untuk wanita yang sedang hamil dan menyusui.

Prosedur LASIK biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 10-15 menit untuk penanganan kedua mata. Setelah LASIK kamu tidak perlu lagi menggunakan kacamata maupun lensa kontak, karena penglihatan sudah lebih tajam tanpa alat bantu tersebut.


LASIK Mata Apakah Sakit dan Aman?

LASIK sudah umum digunakan di seluruh dunia selama dua dekade lebih dengan tingkat keberhasilan yang tinggi. Berdasarkan data American Refractive Surgery Council, tingkat kepuasan pasien LASIK bahkan merupakan yang tertinggi diantara berbagai prosedur bedah elektif.

Tentu untuk mendukung kenyamanan dan keamanan LASIK, kamu harus mencari klinik yang terpercaya. Kamu harus melihat kredibilitas, reputasi, dan juga testimoni pasien lain di klinik tersebut.

Selain itu, kamu juga harus mencari dokter yang bagus dan berpengalaman sekaligus klinik mata dengan fasilitas yang lengkap hingga teknologi yang modern. Staff klinik yang ramah dan informatif juga merupakan nilai tambah tersendiri.

Salah satu hal yang tak kalah penting, yaitu pilih klinik mata yang transparan dalam hal biaya. Sehingga sebagai pasien, kita nyaman dan merasa aman karena biaya sudah transparan sejak awal, tidak ada lagi tagihan bengkak secara tiba-tiba di akhir tindakan tanpa informasi yang lengkap.

Untuk mengetahui apakah operasi LASIK sakit atau tidak, kamu perlu memahami prosedur tindakannya terlebih dahulu di bawah ini.


Prosedur Operasi LASIK

Setelah memilih klinik yang kredibel dan terpercaya, kamu bisa melakukan operasi LASIK dengan aman. Namun sebetulnya kamu harus melakukan beberapa tahapan terlebih dahulu.

APAKAH LASIK SAKIT

Sebelum melakukan operasi LASIK, kamu akan diperiksa terlebih dahulu secara keseluruhan seperti pemeriksaan ketebalan kornea, stabilitas minus/silinder, kondisi retina, syaraf mata, tekanan bola mata dan lainnya. Hal ini untuk memastikan keamanan dan meminimalkan risiko.

Sebaiknya untuk kamu yang memakai lensa kontak, netralisir mata selama sekitar 14 hari tanpa lensa kontak untuk mengembalikan kondisi alami mata.

Setelah dinyatakan layak untuk LASIK, kamu akan dijelaskan mengenai metode LASIK yang paling cocok denganmu beserta risikonya. Setelah memutuskan, maka operasi bisa dilakukan. Sebelum tindakan kamu juga akan ditetesi anestesi lokal terlebih dahulu, jadi LASIK tidak terasa sakit.

Pada saat tindakan, kamu hanya diminta untuk fokus pada satu titik cahaya selama beberapa detik, dokter akan memandu setiap tahap tindakan sesuai prosedurnya. Jangan lupa sebelum tindakan kamu juga harus bebas dari make up mata (bulu mata palsu, maskara, dan lainnya), hindari juga wewangian.

Setelah selesai LASIK, mata harus beradaptasi terlebih dahulu agar pemulihannya optimal, paling tidak selama 24 jam. Setelahnya kamu bisa merasakan peningkatan penglihatan. Meski demikian, kamu harus tetap beristirahat terlebih dahulu, menghindari aktivitas yang terlalu berat, menggunakan obat tetes mata sesuai anjuran, dan jangan lupa untuk melakukan kontrol ke dokter secara berkala.

Kamu juga harus menjaga mata dari debu dan tidak boleh mengucek mata. Selama pemulihan, mata jangan terkena air dan sabun. Gunakan pelindung mata (eye shield) atau sesuai dengan anjuran dokter saat tidur untuk menghindari ketidaksengajaan mengucek dan lain sebagainya.


Apa perbedaan LASIK dengan Flap dan LASIK tanpa Flap?

Semakin berkembangnya teknologi, LASIK dibagi menjadi 2 pendekatan sesuai dengan kebutuhan pasien, yaitu:

1. LASIK dengan Flap

LASIK dengan pendekatan ini sudah digunakan dari dulu hingga kini. Jadi saat tindakan, dokter akan membuat lapisan tipis (flap) pada kornea pasien, setelahnya akan membentuk ulang jaringan kornea di bawahnya menggunakan laser dengan presisi tinggi.

Prosedur ini menggunakan teknologi femtosecond laser, sehingga aman, minim trauma dan hasilnya optimal.

2. LASIK tanpa Flap

Pada LASIK tanpa Flap, tindakan dilakukan tanpa membuat flap pada kornea, sehingga struktur kornea dapat dipertahankan dengan lebih optimal. Kalau LASIK Flap terbilang konvensional, pendekatan tanpa Flap lebih invasif.


Teknologi LASIK tanpa Flap Terbaru Minim Risiko!

Sekarang ini kamu bisa menggunakan teknologi terbaru untuk LASIK tanpa Flap, yaitu SiLK. SiLK (Smooth Incision Lenticule Keratomileusis) dilakukan dengan prosedur sayatan yang sangat halus dengan presisi tinggi, sehingga bisa mengurangi gangguan pada permukaan kornea mata, pemulihan juga jadi lebih cepat.

Dengan SiLK, untuk kamu yang suka olah raga, ini punya benefit tersendiri. Begitu juga kondisi mata setelahnya menjadi tetap terjaga kelembabannya (tidak kering).

EFEK SAMPING LASIK

Jika kamu tertarik untuk melakukan metode LASIK dengan teknologi terbaru seperti SiLK ini, kamu bisa mengunjungi KMN EyeCare untuk konsultasi lebih lanjut. Klinik sudah dilengkapi dengan peralatan mutakhir, dokter spesialis mata yang berpengalaman, pilihan teknologi LASIK yang sesuai kebutuhan, informasi biaya yang transparan dan yang pastinya minim risiko serta aman.


Nurrahmah Widyawati
Seorang lifestyle blogger yang menulis tentang dunia perempuan, Ibu, parenting, pengasuhan anak, keluarga, review, perjalanan, makanan, wisata, food-travel, hingga kehidupan sehari-hari | Digital Illustrator :)
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar