Nurrahmah Widyawati Mom Blogger Perempuan

Strategi Penanganan Stunting dengan Nutrisi dan Edukasi

124 komentar
Konten [Tampil]
srategi penanganan stunting

Strategi Penanganan Stunting seharusnya menjadi sebuah "seni" yang tidak hanya memberikan solusi, namun juga sampai ke hati. Ya, inilah pandanganku yang nggak hanya sebagai blogger, namun juga sebagai Ibu.

Ibu mana yang tidak menginginkan anaknya tumbuh sehat, cerdas dan optimal perkembangannya? Almost semua Ibu say "yes". Namun, banyak stigma masyarakat yang membuat seorang Ibu menjadi terpojokkan dan down.

Alih-alih memberi solusi, justru mereka melakukan "judge" dan terus menyalahkan, salah satunya untuk masalah stunting ini.

"It takes a village to raise a child". Membesarkan anak bukan hanya tanggung jawab Ibu, namun perlu banyak pihak yang harus saling bergandengan tangan.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah dua tahun (1000 pertama kehidupan) yang disebabkan kurangnya gizi pada waktu yang lama/kronis. Penyebab lain bisa karena infeksi kronis, pertumbuhan terhambat saat kehamilan, maupun faktor psikososial (hormon stress).

Dampaknya ternyata juga tidak main-main, stunting ini berisiko memperlambat perkembangan otak di jangka panjang, keterbelakangan mental, rendahnya kemampuan belajar, berisiko juga terkena diabetes, obesitas, hipertensi, dan sebagainya.

Anyway, penjelasan singkat mengenai definisi stunting dan dampaknya di atas aku kutip dari salah satu narasumber dalam event yang diadakan oleh Frisian Flag Primagro yaitu Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K), seorang Dokter Spesialis Anak Pakar Tumbuh Kembang.

Event yang telah dilaksanakan pada Kamis, 17 Februari 2022 lalu bertajuk "Cegah Stunting dan Dampak Negatifnya terhadap Perkembangan Otak dan Pertumbuhan Fisik Anak Prima dengan 9AAE dan DHA 4x".

Selain Prof. Rini, ada juga beberapa narasumber yang hadir yaitu:

  • Andrew F. Saputro, Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia.
  • Pratiwi Rosani, Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia.
  • Baim Wong dan Paula Verhoeven, Public Figure 
  • Purwanto Wahyudi, Senior Manager Marketing Microeconomics Indomaret

Cegah Stunting dan Dampak Negatifnya terhadap Perkembangan Otak dan Pertumbuhan Fisik Anak Prima dengan 9AAE dan DHA 4x

Aku happy banget sih bisa join acara ini, karena banyak solusi dan informasi yang didapat terutama untuk mencegah stunting dan mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan nutrisi dan edukasi.

Ini yang para Ibu butuhkan, sebuah solusi, bukan hanya ditakut-takuti. Untuk yang belum berkesempatan join, tenang aja, aku tulis lengkap ulasannya di artikel ini. Baca sampai habis ya! :)


#1 Dilema Stunting di Indonesia

Taukah kamu? Masalah stunting ini nyatanya masih menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Terlihat pada Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) pada tahun 2021 mencatat masih ada di angka 24,4%.

anak pendek belum tentu stunting lihat KMS

“Status gizi anak dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas makanan yang dikonsumsi. Pola makan bergizi seimbang perlu diterapkan agar dapat mempengaruhi status gizi anak secara positif. Gizi seimbang dapat dicapai apabila makanan yang dikonsumsi dalam jumlah cukup, berkualitas baik, dan beragam jenisnya untuk memenuhi nutrisi yang diperlukan tubuh,” ujar Dokter Spesialis Anak Pakar Tumbuh Kembang Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K).

Dalam webinar, Prof. Rini juga memaparkan bahwa anak yang terlahir dengan gizi kurang nantinya akan tumbuh menjadi remaja dengan status gizi yang kurang juga. Ini berpotensi melahirkan kembali anak dengan kondisi gizi kurang.

Jadi sistem berulang ini yang akan sama-sama kita putus rantainya. Tentunya dibutuhkan sosialisasi dan edukasi. Namun yang perlu diingat, perubahan perilaku manusia memanglah tidak bisa instan, pastinya perlu waktu dan pembiasaan.

Di sini perlu kesabaran untuk terus meningkatkan literasi masyarakat agar semakin paham mengenai pentingnya kecukupan gizi dalam ikhtiar mencetak generasi Indonesia yang unggul di era mendatang. Ini termasuk dalam strategi penanganan stunting yang tepat.


#2 Komitmen Frisian Flag Primagro dalam Strategi Penanganan Stunting

Sebagai generasi 90-an, to be honest brand susu yang paling familiar di aku pertama kali adalah susu bendera alias Frisian Flag. So, aku betul-betul respect saat tahu kalau mereka melakukan berbagai inovasi dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak Indonesia dengan produknya.


Mengenal Lebih Dekat Brand Kesayangan Sejak Kecil

PT Frisian Flag Indonesia (FFI) adalah perusahaan susu yang menyediakan produk bernutrisi untuk anak-anak dan keluarga. Salah satu mereknya adalah FRISIAN FLAG®. And surprisingly, FRISIAN FLAG® telah hadir sejak 1922 lho. Lama banget ya?

Yang bikin bangga adalah mereka menjalin kemitraan jangka panjang dengan peternak sapi perah lokal. Tentunya dengan berdasar pada pengalaman globalnya dan saat menjadi bagian dari FrieslandCampina, salah satu koperasi peternak sapi perah terbesar dunia yang pusatnya ada di Belanda.

For your information, FrieslandCampina ternyata memiliki kantor cabang di 38 negara dengan 114 fasilitas produksi dengan 23.877 karyawan, serta produk yang tersedia di lebih dari 100 negara.

FFI berproduksi di Pasar Rebo dan Ciracas, Jakarta Timur, dengan berbagai jenis produk seperti susu cair dan susu bubuk. Untuk informasi lengkapnya kamu bisa mengunjungi websitenya di www.frisianflag.com.


Mengintip: Frisian Flag, FrieslandCampina, dan Inovasinya

Oh iya, aku mau spill nih produk mereka yang ada di rumahku, yaitu FRISIAN FLAG® PRIMAGRO® 1+ dan 3+ dengan kandungan 9 Asam Amino Esensial (AAE) lengkap dan DHA 4X Lebih Tinggi.

Susu pertumbuhan ini diformulasikan khusus dengan nutrisi lengkap yang dibutuhkan anak, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Anak-anakku suka banget.

Untuk si anak pertama, dia suka susu Frisian Flag Primagro 3+ yang rasa madu. Sedangkan si adek, suka yang rasa cokelat untuk susu Frisian Flag Primagro 1+.

Frisian Flag, FrieslandCampina, dan Inovasinya

Inovasi yang dilakukan FRISIAN FLAG® PRIMAGRO® ini merupakan respon dan solusi terhadap kondisi anak-anak Indonesia yang masih terancam stunting. Kebanyakan karena kurangnya asupan gizi, baik segi kualitas maupun kuantitasnya.

FrieslandCampina sebagai induk dari Frisian Flag, sejak tahun 2010 sudah memulai survei untuk mengetahui status gizi anak-anak di beberapa negara di Asia Tenggara termasuk Indonesia.

“Frisian Flag Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif membantu pemerintah Indonesia mengatasi stunting dan kami didukung oleh FrieslandCampina selaku induk perusahaan kami untuk mendalami isu ini melalui South-East Asia Nutrition Surveys (SEANUTS), yakni studi lapangan yang mempelajari status gizi dan kesehatan anak-anak di Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam.” ujar Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro.

Jadi SEANUTS ini memiliki goals untuk memberikan wawasan tentang status kesehatan anak dengan beberapa jalan seperti mengukur asupan makanan, kebiasaan makan, status gizinya, pertumbuhan, aktivitas fisik, komposisi tubuh, serta perkembangan hingga kinerja kognitif.

Program-program yang mendukung perbaikan gizi serta mencegah stunting pada anak-anak Indonesia akhirnya mulai dihadirkan sesuai dengan hasil temuan di atas, termasuk dengan menyediakan produk-produk susu yang berkualitas tinggi. 

Melalui produk susu pertumbuhan FRISIAN FLAG® PRIMAGRO® yang mengandung 9AAE dan DHA 4X Lebih Tinggi, Frisian Flag berkomitmen untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh kuat dan tinggi, memiliki kemampuan kognitif baik dan menjadi anak yang kreatif dalam memecahkan masalah.


#3 Nutrisi Terbaik Frisian Flag® Primagro® untuk Generasi Prima Indonesia yang Kuat, Cerdas, Bebas Stunting

kandungan frisian flag primagro cegah stunting

Tidak hanya berkualitas, Frisian Flag Indonesia terus berinovasi menghadirkan produk susu yang juga terjangkau.

Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia, Pratiwi Rosani mengungkapkan bahwa wujud dari inovasi tersebut adalah hadirnya produk susu pertumbuhan FRISIAN FLAG® PRIMAGRO® yang mengandung formula yang lebih lengkap dan jumlah yang lebih banyak.

Adapun nutrisi yang ada meliputi 9AAE dimana kandungan tersebut tertinggi dibandingkan dengan produk sejenis di kelasnya. Selain itu ada juga DHA 4X Lebih Tinggi, serta Omega 3, Omega 6, Minyak Ikan, Tinggi Protein, hingga lebih dari 14 vitamin, dan 9 mineral.

Kombinasi kandungan prima tersebut di atas mampu memaksimalkan perkembangan otak dan tumbuh kembang yang memang dibutuhkan anak terutama di 1000 hari pertama kehidupannya.

Taukah kamu? Kandungan 9AAE di FRISIAN FLAG® PRIMAGRO® ini sangat penting lho! karena tubuh kita tidak bisa memproduksinya sendiri dan harus dipenuhi dari sumber protein hewani misalnya daging, ikan, telur, ayam maupun susu.

National Center for Biotechnology Information mengungkapkan dalam studinya bahwa anak-anak yang kekurangan satu jenis 9AAE akan menurunkan potensi tinggi badan, bahkan bisa sampai 50% jika keseluruhan 9AAE tidak terpenuhi.

Apabila 9AAE tidak lengkap, penyerapan nutrisi prima lainnya tidak bisa maksimal. Kesimpulannya, kekurangan 9AAE sangat berpengaruh nyata bagi pertumbuhan fisik, perkembangan otak dan dapat meningkatkan risiko stunting.


#4 Strategi Penanganan Stunting oleh Frisian Flag® Primagro® melalui Edukasi : Jadi Solusi Orang Tua Masa Kini

Sebagai orang tua, aku, termasuk kalian semua memiliki tanggung jawab terhadap anak-anak kita agar mereka tumbuh menjadi generasi unggul. Terutama dalam hal ini adalah mengenai pemenuhan gizi seimbang yang memperhatikan kualitas serta kuantitas.

Untuk mengedukasi dan meningkatkan literasi gizi kepada orang tua masa kini, Frisian Flag Indonesia akhirnya memperkenalkan program posyandu dengan platform online maupun offline.


Akademi Keluarga Prima: Platform Online Edukasi Frisian Flag

FFI kini meluncurkan Akademi Keluarga Prima sebagai platform posyandu online yang merupakan pengembangan dari website Ibu dan Balita. Disini orang tua bisa dengan mudah memonitor secara mandiri terkait dengan tumbuh kembang anak. 

akademi keluarga prima frisian flag primagro

Fitur-fitur yang yang terdapat pada Akademi Keluarga Prima, antara lain:

- Rapor Tumbuh Kembang Prima

Ini adalah salah satu fitur posyandu online yang digunakan untuk memantau progress tumbuh kembang anak berdasarkan pada grafik pertumbuhan WHO dan CDC, yang mana ini juga menjadi referensi nasional.

Dimulai dengan mengisi data si kecil, kemudian bisa mengisi plot berat badan, indeks massa, tinggi badan, lingkar kepala. Ini seperti buku KMS yang warna pink itu, hanya bentuknya digital.

- Parenting Style Test

Fitur ini bisa orang tua manfaatkan untuk mengetahui tentang pola asuh orang tua yang disesuaikan dengan karakter anak masing-masing, sehingga bisa maksimal terkait tumbuh kembangnya

Dimulai dengan mengisi data diri lengkap, kemudian menjawab 7 pertanyaan yang telah disediakan. Setelah itu muncul tipe pola asuh dan tipe anak dilengkapi dengan rekomendasi agar anak dapat tumbuh secara optimal.

- EmoMeter

EmoMeter berguna untuk mengetahui kondisi serta perkembangan kecerdasan sosial mupun emosional anak (Social Emotional Learning). Kondisi ini akan mempengaruhi kesuksesan anak di masa depan.

Setelah mengisi data anak, Moms akan diarahkan untuk mengganti avatar si kecil (berdasarkan gender dan usia). Setelah itu jawab pertanyaannya dengan checklist.

Setelah klik 'lihat hasil', maka akan muncul bahwa si kecil adalah anak yang seperti apa dan rekomendasi untuk para orang tua.


Langkah-langkah Menggunakan Akademi Keluarga Prima:

1. Buka website Akademi Keluarga Prima
2. Pilih menu masak/daftar (di ujung kanan atas), pilih daftar
3. Mengisi data Ibu dengan lengkap
4. Cek e-mail masuk, lakukan verifikasi (aktivasi di sini)
5. Lakukan login, setelah itu muncul dasboard Akademi Keluarga Prima
6. Jelajahi 3 fitur yang ada (seperti yang telah dijelaskan di atas)


Strategi Edukasi Offline dari Frisian Flag

Frisian Flag Indonesia mendukung program Primanutri Posyandu sebagai edukasi dalam platform offline-nya. Dalam pelaksanaanya, program ini bermitra dan dijalankan oleh Indomaret.

posyandu online dan offline

Mulai bulan Maret 2022, kegiatan Primanutri Posyandu akan dijalankan dan ini nantinya berlangsung sepanjang tahun 2022. Posyandu ini memberikan layanan pemeriksaan kesehatan ibu, anak dan lansia. Ada juga kegiatan penyuluhan kesehatan.

Tidak hanya itu, Primanutri Posyando akan menyediakan makanan dan minuman bergizi di 20 lokasi dalam 20 kota dengan target peserta sebanyak 3.000 orang.


Penutup

Mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul memang butuh banyak tangan, banyak solusi dan inovasi. Sama seperti pernyataan dari Baim Wong dan Paula Verhoeven yang kemarin juga hadir dalam event yang diselenggarakan oleh Frisian Flag.

parenting style baim dan paula ke kiano

Dengan perpaduan produk susu pertumbuhan FRISIAN FLAG® PRIMAGRO®, Akademi Keluarga Prima, dan Posyandu Primanutri diharapkan dapat mewujudkan komitmen Frisian Flag untuk menjadi teman bertumbuh bagi para orang tua.

Tak terasa, ternyata kini FRISIAN FLAG® sudah memasukin usia 100 tahun. Usia yang sudah sangat lama dan perjalanan yang sudah teramat panjang serta berpengalaman untuk menemani tumbuh kembang anak serta orang tua Indonesia.

At the last but not the least, Frisian Flag mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk #MelajuKuatBersama sesuai dengan peranan dan keahlian masing-masing dalam ikhtiar untuk meningkatkan status dan pemenuhan gizi keluarga Indonesia.

Hal ini juga selaras dengan visi perusahaan, yaitu "Nourishing by Nature" untuk mewujudkan keluarga Indonesia yang sehat, sejahtera dan selaras.

Semoga strategi penanganan stunting berjalan lancar dan terbentuk generasi anak Indonesia yang kuat, tinggi, cerdas, dan tentunya bebas stunting.

ibu di balik gawai nurrahmah widyawati

Nurrahmah Widyawati
Seorang lifestyle blogger yang menulis tentang dunia perempuan, Ibu, parenting, pengasuhan anak, keluarga, review, hobi, dan kehidupan sehari-hari | Digital Art Enthusiast :)

Related Posts

124 komentar

  1. Akademi Keluarga Prima jadi solusi para orang tua memantau tumbuh kembang anaknya. Jangan sampai stunting deh yaa. Dampak jangka panjangnya itu lho sampai dewasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya jangka panjang ya :( semoga anak-anak kita sehat ya aamiin

      Hapus
  2. Kampanye memcegah stunting ini emang udah sering banget ya mbak, mulai dari tv sampe posyandu ada. Makanya penting banget buat ngecek tumbang anak ke posyandu, iya gak sih? Sayangnya, masih banyak kayaknya orang tua yang nggak sadar stunting. Terus kalo diingetin anaknya ada tanda2 stunting malah denial terus marah2 :"

    Btw, susu ini legend banget sih emang. Dari kecil dulu aku juga paling suka kalo dikasih susu satu ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Serba salah sih, harus dari hati ke hati juga buat edukasinya. Karena Ibu biasanya juga sudah sebisanya semaksimal mgkn untuk beri yg terbaik buat anaknnya. Edukatornya harus pakai teknik komunikasi ciamik ;) iya legend ya mba hehe

      Hapus
  3. Semoga gizi balita diberbagai daerah terus membaik, terutama balita yang berada jauh dipelosok negeri ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Iya betul perlu perhatian khusus untuk anak di pelosok daerah ya :(

      Hapus
  4. Miris juga ya dengan isu stunting ini, ko jadi sosok ibu yang dipojokkan dan disalahkan. padahal tanggung jawab mengurus anak, terrmasuk masalah gizinya adalah tanggung jawab bersama, dalam hal ini suami istri.
    Semoga dengan adanya kampanye mencegah stunting ini bisa membuka mata dan wawasan baru tentang bahaya stunting dan andil yang bisa dilakukan oleh setiap anggota keluarga untuk mencegahnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah keren pak, bener sih setuju banget. Semua ini issue banyak pihak. Harus support terus si Ibu dan kasih edukasi in a good way :)

      Hapus
    2. ini keren juga ya program FFI, sampe ada akademi keluarga prima dengan layanan posyandu on line dan off line nya

      Hapus
    3. Setuju Pak Yo... Peran ayah sebagai kepala keluarga sangat vital. Harus mampu cukup kebutuhan sandang, pangan, papan. Juga asah, asih dan asuh

      Hapus
    4. Iya, pak dokter. Harus nih para ayah untuk berusaha memaksimalkan perannya di keluarga berkolaborasi dengan istri, termasuk dalam hal pengasuhan si buah hati ya

      Hapus
  5. Dengan adanya Akademi Keluarga Prima tentu perkembangan anak lebih mudah dikontrol ya kak. Semoga nutrisi anak Indonesia juga semakin bagus. Sehingga anak-anak pun sehat, cerdas, dan baik untuk melangkah ke masa depan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin paling serius ;) semangat buat kita ya mba

      Hapus
  6. Masalah stunting ini emang masih sering di bahas, karena sepenting itu untuk masa depan anak. tumbuh kembang anak yang pesat harus diperhatikan betul.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, semoga anak-anak kita unggul di masa depan ya Mom :)

      Hapus
  7. Stunting ini masih jadi PR banget dan harus diperhatikan benar. Untung ada solusi dari Frisian Flag yang peduli pada kondisi anak-anak Indonesia yang masih terancam stunting. Semoga nutrisi anak-anak semakin terpenuhi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya PR banget buat semua pihak ya :( semoga segera teratasi

      Hapus
  8. Semoga kedepan tidak ada lagi anak yang sampai kekurangan gizi karena akan berdampak pada masa depan mereka nanti apalagi masalah stunting.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kekurangan gizi bagi anak emang bikin meresahkan yah tp semoga aja gk ad anak yg merasakannya

      Hapus
  9. seneng banget sih kalau ada program yang ngedukung tumbuh kembang anak ini. Stunting tuh jadi kaya mimpi buruk buat aku, takut banget nyesel kalau sampai anak stunting ya :(

    BalasHapus
  10. Meskipun belum menikah, nice info banget mbak.
    Apalagi baru tau stunting bisa bikin anak diabetes. Serem banget y Allah

    BalasHapus
  11. Bener banget nih nutrisi harus nomor 1. Ada Frisian flag jadi bisa menambah nutrisi harian anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes bener Mom. Jadi bisa melengkapi nutrisi harian ;)

      Hapus
  12. stunting memang nggak boleh diabaikan ya mak! Alhamdulillah anak-anak kita tumbuh kembangnya baik, salah satu faktor pendukungnya karena mengkonsumsi susu Frisian Flag nih hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeay toass samaaa, si kakak dan adek juga minum ini ;)

      Hapus
  13. Apa mungkin karena kita negara berkembang jadi soal stunting ini kaya ngga pernah kelar ya kak. Emang dibutuhkan integrasi semua pihak sih. Pemerintah, masyarakat dan instansi terkait supaya semua anak negeri nggak kekurangan nutrisi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya apalagi daerahnya luas, masih ada daerah pelosok dan jumlah masyarakat lumayan banyak. PR memang ya :(

      Hapus
  14. Saya punya teman yang memiliki anak kena stunting.pdahal dia tinggal di kota, memang kota kecil sih. Namun edukasi memang kurang ya. Disini perlunya orang tua diedukasi. Frisian flag sudah melakukan langkah yang tepat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin ada faktor lain juga sih seperti hormon stress atau infeksi. Semoga lingkungannya selalu support agar Ibunya bisa menemani tumbang anaknya dengan maksimal :') sehat-sehat aamiin

      Hapus
  15. Ini jadi masalah bersama emang ya mbaa. Ga hanya ke kesehatan aja soalnya dampaknya, tapi jg jadi indikator kualitas pendidikan sampai ke penyerapan tenaga kerja nantinya. Jadii siapapun bisa ambil peran sesuai dengan kapasitas diri masing2. Sukaa deh sama materi webinarnya. Jadi pengen ikutan jugaaa. Hehe telat yah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ada lagi ya mbak ;) bener banget sih. Lakukan sebisanya sesuai perannya masing-masing. Jadi melangkah bersama tanpa ada judge sana sini. Semoga anak Indonesia jadi generasi unggul kelak aamiin ;)

      Hapus
  16. stunting ini sepertinya masih menjadi PR negara kita ya, mbak. Untungnya ada banyak yang peduli dengan hal ini, salah satunya Frisian Flag. Semoga masalah stunting di negara kita segera bisa diatasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, iya perlu program menyeluruh dan saling gandengan tangan ya bu ;)

      Hapus
  17. Wahh manrik nih mba, aku baru tau nih ada website akademi keluarga prima yg bisa diandalkan dan menunjang aktivitas ibu dan anak juga ya mba… Aku bakal langsung kasih tau kakakku ini, untuk dapat menggunakan ini biar merasakan langsung kebermanfaatan websitenya jga mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ada posyandu online nih wkwkwk keren kan ;)

      Hapus
  18. Keren nii websitenya.
    Orang tua selain bisa mendapatkan pengetahuan dan wawasan baru untuk tumbuh kembang anaknya, juga bisa mempersiapkan mereka untuk masa depan yang lebih baik terutama dibagian pendidikan..
    Btw makasih kak sharingnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul banget, sama-sama semoga bermanfaat :)

      Hapus
  19. Selalu takut kalo liat anak orang lain stunting, huhu.. tapi alhamdulillah, anakku nggak ngalamin hal itu.

    Dan ternyata, memang masalah stunting nggak bisa didiemin dan bukan persoalan orang tua aja, untungnya ada website academy keluarga prima dari frisian flag yang mendukung para orang tua khususnya ibu untuk lebih siap menghadapi berbagai fase pertumbuhan anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga anak-anak kita semua sehat ya mba :') kalau ngomongin anak udah deh pasti melow huhu

      Hapus
  20. Stunting ini memang momok bagi orang tua ya mbak. Aku aja deg2an waktu anak2 ku susah makan. Takut mereka stunting terus jadi pendek dan terjadi gangguan perkembangan lainnya. Untung sekarang ada keluarga prima dan PRIMAGRO

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener, pas GTM ini fase paling emosyenel juga. Untung sekarang banyak support system :)

      Hapus
  21. Setelah jadi ibu, sadar banget kalau ibu butuh banyak dukungan, terutama suami. Posyandu online baru denger aku mba, sepertinya bagus buat ngedukung tumbuh kembang anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya butuh banget dukungan suami. Wahai para suami. Peka yuk peka hehehehe

      Hapus
  22. Stunting ini masalah berat bagi bangsa. Setiap tahun datanya terus meningkat. Semoga pas pandemi kayak gini ngga semakin melonjakkan angka penderitanya ya. Salut banget buat Frisian Flag yg peduli terhadap masalah stunting di Indonesia. Semoga nanti ada bantuan susu bagi balita2 di Indonesia, terutama saat posyandu. Soalnya di desaku juga ngga pernah dilirik oleh perusahaan merek susu manapun. Semoga nanti Frisian Flag jg mampir ke sekitaran Kampung Inggris ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kampung Inggris itu Kediri kah kak? Wah pingin tuh ke sana :) semoga soon Frisian Flag bisa bekerjasama ya dan bikin event bermanfaat untuk masyarakat desa sana

      Hapus
  23. Soal stunting ini memang jadi momok ya bagi hampir semua ibu. Aku pun juga khawatir banget anakku stunting soalnya dulu susah makan. Aku kasih dia susu formula juga buat nambahin gizinya. Semoga anak2 kita sehat dan tumbuh kembangnya optimal ya mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin ya Rabb :') semoga ya mbak...

      Hapus
    2. Aamiin mbak. Kalau tumbuh kembang anak optimal kan ibunya juga jadi tenang.

      Hapus
  24. Saya sangat mendukung nie program yang dilakukan Frisian Flag dalam membantu mencegah stunting pada anak. Kadang stunting terjadi bukan karena kekurangan gizi saja, tapi karena kurang wawasan orang tua terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak pada 1000hari pertama hidupnya.

    Yuklah sama-sama bergandengan tangan memberantas stunting di Indonesia.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Asik, mamakqueen emang panutan ;) semoga selalu bergandengan tangan ya

      Hapus
    2. Yuk yuk sama-sama saling belajar dan saling bergandengan tangan mengedukasi para Ibu.

      Hapus
  25. Wow Frisian Flag usianya 100 tahun! Emang legend banget sih brand ini.

    Stunting ini lumayan bikin mumet, apalagi pas anak-anak GTM. Memang perlu nutrisi tambahan demi kesehatan jangka panjang anak-anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, tau tau 100 tahun. Padahal kita aja baru berapa tahun ya usianya wkwkwk ;)

      Hapus
  26. alhamdulillah ya sekarang kampanye cegah stunting ini semakin gencar dilakukan berbagai pihak. sebagai ibu tentunya kampanye seperti ini sangat berguna dalam menambah pengetahuan kita seputar tumbuh kembang anak

    BalasHapus
  27. webinar kemarin seru banget ya mbak odoya, ternyata stunting ga hanya pendek doang. ternyata serabut2 otak di anak jadi ga berkembang, kasian ya. semoga kita dilindungi dan diberi kemudahan dalam membersama putra putri kita

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin. Iya mba, ngeri ya dampaknya jangka panjang na'udzubillah. Semangat ^^

      Hapus
  28. stunting ini adalah hal menakutkan yaa karena dapat merusak masa depan anak-anak. Dan stunsting masih menjadi pe er berat yang harus diselesaikan demi mencetak generasi berkualitas di masa depan

    BalasHapus
  29. Masya Allah sudah 100 tahun ya Frisian Flag. Usia seabad itu lama, sebuah konsistensi dan komitmen untuk bangsa yang sehat dan cerdas.

    Anak sehat dimulai dari ibu sehat yang mengandungnya, yang memperhatikan pemenuhan gizi seimbang yang memperhatikan kualitas serta kuantitas.

    Semoga setiap anak yang dilahirkan senantiasa sehat, tumbuh besar dengan gizi dan nutrisi terbaik.

    ~Katerina

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, iya nggak nyangka loh udah seabad. Bener-bener dah pengalaman wkwkwk

      Hapus
  30. Aku baru mengenal stunting kak, well jadi paham kalau ternyata stunting ini begitu oenting untuk diperhatikan sedini mungkin. Ilmu baru banget untuk aku kedepannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bermanfaat ya infonya sebagai bekal hehe ^^

      Hapus
  31. Komitmen keren ini dari Frisian Flag untuk mengatasi permasalahan gizi kita. Apalagi adanya website Akademi Keluarga Prima yang dapat membantu masyarakat. Tentunya harus kerjasama semua pihak juga ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener, harus coba nih Akademi Keluarga Prima ^^ makin tau dan paham kesehatan dan karakter anak serta kita sendiri sbg ortu

      Hapus
  32. Masalah stunting harus ditangani khusus dan lebih awal, jangan sampe terlambat.. Smoga dgn adanya program tersebut bisa meminimalisir stunting., Amiin
    Btw, saya juga pelanggan setia FRISIAN FLAG® , tapi yg rasa cokelat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah sama kaya anakku yang kecil sukanya yg cokelat ^^

      Hapus
  33. Menurut saya pribadi, edukasinya yang perlu terus diperhatikan dan "digas" pol..! Akademi Keluarga Prima, menjadi salah satu diantaranya, keren!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semangat ^^ selamat mencoba Akademi Keluarga Prima

      Hapus
  34. Bener banget mbak, memerangi stuntung dan mempersiapkan anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul memang butuh peran serta semua pihak. Bersyukur Frisian Flag ikut andil dalam hal ini ya mbak.

    BalasHapus
  35. stunting nih masalah berat yang juga belum bisa diselesaikan. semoga pemerintah lebih gencar lagi menurunkan angka stunting.

    BalasHapus
  36. Stunting adalah hal yang paling ditakutin ibu. Apalagi kalau si anak lagi GTM, auto stress deh ibunya, haha

    Tapi Alhamdulillah semakin bertambah usia, drama GTM udaj jarang terjadi sekarang.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya menguras emosi dan tenaga ya Mom kalau GTM :( semoga ke depannya lebih baik lagi ^^

      Hapus
  37. Sepakat sekali. Agar anak tidak mengalami stunting maka nutrisi asupan gizi nya harus terpenuhi. Terutama protein hewani. Selain itu orang tua harus teredukasi sehingga bisa menstimulasi dan memantau tumbang anak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener banget mom ^^ semoga kita dimudahkan ya untuk membesarkan anak-anak dengan sehat dan optimal tumbangnya

      Hapus
  38. memang penanganan makanan bergizi dari rumah itu segalanya
    sebenernya sih tanpa tambahan susu terlalu banyak juga oke, sayang anak-anak di usia itu kan lagi tumbuh gigi juga jadi pastinya sakit kalau ngunyah, akhirnya malas makan!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, tentu nutrisi dari makanan yang bergizi nomor satu ^^ saya juga full ASI dan dilanjutkan dengan Frisian Flag Primagro ini untuk si adek yang skg usia 2 th dan si kakak 5 th. Semoga anak-anak kita sehat selalu ya.

      Hapus
  39. orang tua pastinya pengen anaknya mengalami tumbuk kembang dengan baik
    sama kayak ibu dari keponakan aku mbak, waktu dari bayi pengennya sampe nanti dia udah gedean bisa tumbuh sehat ginuk ginuk gitu. Nah, akhirnya waktu dia masih balita, sering dikasih vitamin dan malah overdosis, ehh sekarang berat badannya bisa dibilang over juga.

    mengikuti webinar kayak gini bener bener nambah ilmu juga ini, apalagi kalau nggak sempet nyari bahan beritadi google

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masha Allah semoga sehat terus ya mbak buat ponakannya :') aamiin. Iya betul skg harus cari support system yg baik biar makin banyak ilmu ^^

      Hapus
  40. Wah kalau anak yang mengalami stunting diusianya yang menjelang remaja ini bisa disembuhkan atau badan yang pendek ada harapan untuk bisa tumbuh tinggi nggak sih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setau aku ada stimulasi juga kaya olah raga sama pubertas juga berkaitan sama tinggi badan ^^ memang akan banyak sekali faktor di usia remaja juga ya

      Hapus
  41. Keren ya, Bendere, bantu masyarakat sampe total gitu. Semoga kasus stunting di Indonesia gak usah asa lagi. Suka gimana gitu klo liat anak yang alami stunting. Apalagi ada pos yandu online. Makin gampang kontrol kesehatan anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bendera ya mksdnya wkwkwk, semoga semakin lancar ya program-programnya ^^

      Hapus
  42. Lagi hype bangrt inj karena angkanya masih tinggi ya stunting itu

    BalasHapus
  43. waaah mba aku anak pertama banget galau stunting apa engga soalnya sempet gak naik bb nya berbulan-bulan :'( edukasi tentang stunting ini emang perlu banget apalagi buat nyiapin 1000 hari pertama anak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga anak kita sehat-sehat ya Ibuk :') semangaaaaat! pejuang BB

      Hapus
  44. Nggak terasa juga ya ternyata sudah sejauh ini Frisian Flag bisa membersamai kita.. Aku suka sama visinya mereka juga nih, yg mengedepankan kesehatan anak Indonesia.. Khususnya masalah stunting ini emang penting banget untuk digalakan.. Mkasih mba, infonya lengkap banget..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya dari kecil masih eksis sampai skg, keren ya ^^

      Hapus
  45. Stuntjng tuh jdi momok tersendiri ya buat ibu2, trutama yg anaknya picky eaterkyak anakku ini

    BalasHapus
  46. Sampai sekarang stunting memang jadi salah satu masalah di dunia kesehatan ya mba, apalagi dampaknya yang nggak main-main. Awalnya tuh kalau denger stunting di TV mikirnya itu apasih emangnya? Makin ke sini, barulah paham karena sering bahas soal stunting ini.

    BalasHapus
  47. Frisian Flag makin banyak inovasi ya Bun, dulu saya minum susu ini juga bocah-bocah juga konsumsi ini untuk tumbuh kembang mereka. Sukses selalu deh buat FF

    BalasHapus
  48. iya sih, stunting emg gak boleh di biarkan. perkembangan anak itu sangat penting karena mereka adalah penerua generasi. semoga slusi untuk masalh ini cepat ada

    BalasHapus
  49. Sepertinya masalah edukasi stunting ini perlu banget di galakkan deh ya.. Biar seluruh masyarakat bisa memahami

    BalasHapus
  50. Dulu, kalau anak kecil kadang prang mikir, oh mungkin karena perawakan orang tuanya memang kecil. Jadi dianggap biasa saja.

    Baru bermasalah ketika menginjak dewasa yang tentunya sudah terlambat.

    Mudah-mudahan makin ke sini, permasalahan stunting menjadi isu yang akan terus diperbaiki

    BalasHapus
  51. Kereen ni program akademi keluarga primanya terutama buat orang tua yang punya kesibukan. Dengan adanya program ini orang tua tetap bisa memantau tumbuh kembangnya anak yaa, tanpa perlu takut dan khawatir ada yg terlewat

    BalasHapus
  52. aku tuh kadang bingung, antara stunting dan cebol itu sama g sih? aku pakai frisian flag tapi buat salad hehehe..wah aku baru tahu kalo ada aplikasi dari frisian flag nih ..

    BalasHapus
  53. edukasi tentang stunting ini emang perlu banget ya, orangtua harus aware dengan tumbuh kembang ananda dan ga meremehkan gejala-gejala stunting dengan menganggap badan kecil sebagai "keturunan" yang kemudian tidak segera dicaritau penyebab dan cara menanganinya. semoga anak-anak kita tumbuh jadi anak sehat yang prima yaa

    BalasHapus
  54. Stunting nih sungguh luar biasa membutuhkan perjuangan untuk menekan angkanya. PR besar adalah bekal bagi para calon pengantin karena sejatinya sejak saat itu harus sudah paham bagaimana agar tidak stunting

    BalasHapus
  55. Zaman sudah berganti, banyak platform belajar gratis dan mumpuni. Thanks to Frisian flag yang punya program sekeren ini

    BalasHapus
  56. Terima kasih mba sharingnya. Keren nih, Frisian ada kegiatan membantu optimalkan pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak di Indonesia

    BalasHapus
  57. Di daerah rumahku masih kurang teredukasi nih sama hal kekurangan nutrisi juga stunting..semoga aja ibu2 muda bisa aware ya bund

    BalasHapus
  58. Stuntkng masih peer untuk negara ya. Semoga peran ibu juga bisa memerangi stunting untuk anaknya. Ya salah satu nya trus belajar mencari ilmu parenting.

    BalasHapus
  59. Stunting tuh emang kekny belom banyak yg tau y.. apalagi buat golongan menengah bawah.. masih perlu banyak edukasi banget.. keknya harus blusukan ngasih penyuluhan

    BalasHapus
  60. Akademi Keluarga Prima memiliki fitur yang beragam dan bermanfaat untuk memantau tumbuh kembang buah hati ya kak. Semoga anak Indonesia senantiasa sehat dan cerdas dengan dukungan sufor seperti Primagro ini.

    BalasHapus
  61. Anak 5 tahun pertama perlu banget dipantau pertumbuhannya. Tiap bulan mesti diukur. Jangan sampei jadi lalai

    BalasHapus
  62. PR banget memamg. Kadang kalau timbangan anak stagnan dan berat badan turun orang sering bilang nggak pa-pa yang penting sehat. Jadi sebagai ibu kadang udah tenang aja gitu lho, padahal kan mestinya tetep diusahakan ya untuk bisa bertambah sesuai usia. Beruntung di masa sekarang, kita bisa belajar lebih mudah dan praktis, termasuk melalui Akademi Keluarga Prima ini.

    BalasHapus
  63. Nindi Nilasari13 Maret 2022 00.57

    Stunting adalah momok ya g menakutkan bagi Ibu ibu punya anak balita, semoga dengan adanya akademi ini masyarakat ter edukasi ya

    BalasHapus
  64. Moga dengan adanya posyandu online ini para orang tua jadi lebih aware dalam memantau tumbuh kembang anak. Karena ngeri juga ya dampak jangka panjang dari stunting

    BalasHapus
  65. Akademi Keluarga Prima memiliki fitur yang beragam dan bermanfaat untuk memantau tumbuh kembang, aku malah lagi kepikiran tentang anak ku yang belum bicara dengan baik usia nya sekarang 2 tahun 3 bulan

    BalasHapus
  66. kalau ngomongin soal stunting emang dilematis banget ya mbak, beruntung kita yang punya akses literasi, nggak kebayang gimana efek panjangnya untuk mereka yang snagat terbatas untuk akses informasi penting kayak gini :(

    BalasHapus

Posting Komentar