Ibu di Balik Gawai Nurrahmah Widyawati

Jurnal Kepompong Pekan 2 (Bunda Cekatan Batch 2 Institut Ibu Profesional)

Konten [Tampil]

Memasuki pekan-2 di tahapan kepompong. Saatnya break time dan membuat jurnal Tahap Kepompong Pekan-2 kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional. Bicara soal tahapan ini, rasanya semakin berpacu dengan waktu. Ada beberapa hal yang saya rasakan.

Sebelum masuk ke jurnal pekanan, saya ingin membahas tentang Tantangan 30 hari terlebih dahulu.

Dalam tantangan 30 hari aku melatih ilmunya tentang workout lebih tepatnya saya mengambil yoga & morning walks sebagai aktivitasnya. Jujur, saya keteteran untuk membuat jurnal hariannya. Terlihat mudah, namun tak mudah. Meski aktivitasnya rutin dilakukan, namun tetap saja setor jurnal adalah hal lain yang berbeda.

Meski masih rutin dilakukan, namun saya merasa beberapa pekan terakhir prioritas saya bukan untuk fokus di sini. Ada beberapa agenda di luar ini yang sudah menguras tenaga dan pikiran sekali. Mindmap pun sedikit tergeser, adakah yang merasakan hal yang sama? Bahwa priotitasnya perlahan berubah? Entahlah.

Namun, lagi dan lagi saya harus menyelesaikan apa yag dimulai. Berhenti di tengah jalan? No, masih berpegang pada strong why. Meski terkadang ingin jeda. Untungnya jurnal 30 hari ini boleh rapel, bahkan di skip. Meski sebetulnya sayang juga kalau tidak membuat jurnal hariannya. Tapi nggak apa-apa, saya merekapnya di sini tiap pekannya.

Jurnal Pekan-2 

Jika ditanya apa yang menggangguku untuk melakukan aktivitas tantangan 30 hari, aku menjawabnya : keteteran. Berarti ini masalah manajemen waktu. Bagaimana bisa untuk berpuasa serta menyingkirkan hambatan? Saya melakukannya dengan journalling spesial to do list.

Saya membuat to do list mingguan dan me-review-nya per hari. Saya menuliskan semua aktivitas dan pekerjaan yang harus saya kerjakan, agar semua kegiatan itu bisa di-tracking mana yang belum, apakah harus dikurangi dan lainnya. Memasukkan yoga di dalammya adalah sebuah ikhtiar untuk konsisten menjaga pola hidup sehat.

Alhamdulillah semua berjalan, meski kurang maksimal, namun harus tetap apresiasi diri dengan segala halnya. Semangat berproses! Yok semangat yok yok yok bertahan sampai akhir!




Nurrahmah Widyawati
Seorang lifestyle personal bloger yang menulis tentang dunia perempuan, Ibu, parenting, pengasuhan anak, keluarga, review, hobi.

Related Posts

Posting Komentar