Ibu di Balik Gawai Nurrahmah Widyawati

Ssst! 5 Tips Menghadapi Suami Cuek dan Nggak Romantis

21 komentar
Konten [Tampil]

menghadapi suami cuek

Mungkin sebagian dari kita pernah kesel menghadapi suami cuek dan nggak romantis. Wajar nggak? wajar aja sih. Karena kebanyakan perempuan memang suka disayang baik yang tersirat, tersurat maupun action.

Tapi masalahnya, sebelum menikah kan biasanya dah paham ya sifat dan karakternya? Meskipun belum terlihat 100% sih, tapi pasti lumayan bisa ditebak bakalan gimana ke depannya.

Tapi sebetulnya kamu nggak sendiri. Banyak juga yang kadang ngerasa suaminya nggak romantis, bahkan cuek. Terlepas dari memang karakternya sepeti itu, wajar banget kalau kamu sesekali pingin doi melakukan hal yang beda.

Apalagi kalau kamu suka nonton series atau drama Korea yang genre-nya romantic comedy atau full romantic. Pasti auto pingin kan di-treat gitu sama suami?

Biar kamu nggak sebel lagi, coba yuk pahami sisi cuek dan nggak romantisnya doi. Biar kita bisa lebih selow dan nggak uring-uringan terus. Ini tips menghadapi suami cuek dan nggak romantis.


1. Pahami Bahasa Cinta (Love Language)

Ada yang sudah pernah dengar bahasa cinta (love language)? Nyatanya bahasa cinta tiap orang ternyata berbeda-beda lho. How to seseorang mendefinisikan dan mengekspresikan cinta kepada orang lain itu berbeda-beda.

Sebetulnya bahasa cinta ini nggak melulu dikaitkan dengan hubungan romantis, tapi bisa jadi ke general seperti pertemanan dan lainnya. Memahami bahasa cinta kamu dan orang terdekatmu adalah suatu usaha agar hubungan kalian tetap sehat dan langgeng.

Dr. Gary Chapman (penulis buku Five Love Language asal Amerika) membagi love language menjadi lima jenis. Sekalian nih untuk memahami diri sendiri juga, sebetulnya apa sih bahasa cinta kamu?

1.a. Words of Affirmation

Ini buat kamu yang merasa dicintai saat mendengar kalimat positif, seperti pujian, apresiasi atau kalimat yang mengekspresikan rasa sayang.

 “Aku sayang banget sama kamu”. “Makasih banyak ya sayangku udah membahagiakan aku selama ini”. Mungkin terdengar sedikit klise sih. Tapi nggak ada yang salah kok dengan jenis love language satu ini.

1.b. Quality Time

Kalau kamu merasa cinta kamu terpenuhi dengan menikmati waktu bersama orang tercinta, bisa dibilang inilah bahasa cinta kamu. Jadi kamu happy nih pada kualitas waktu yang dihabiskan dengan pasangan.

Hal yang krusial di love language ini adalah komunikasi. Bentuk komunikasi di sini bisa bercerita, bercanda, sampai ngobrol hal yang serius. Komunikasi ini bisa menjaga hubungan kamu dan pasangan dengan lebih baik.

1.c. Receiving Gifts

Yang memiliki bahasa cinta ini suka banget kalau diberi hadiah. Ya nggak melulu barang mahal sih, namun kamu merasa hadiah ini sebagai bentuk kasih sayang darinya.

Jadi berapapun harga hadiahnya dan apapun bentuknya kamu akan seneng banget. Hadiah itu akan memiliki makna sampai kapanpun.

bahasa cinta

1.d. Acts of Service

Yang memiliki love language ini biasanya nggak memandang kata-kata seperti "I love you", melainkan lebih ke "talk less do more".

Misalnya kamu happy saat suami nganterin kamu ke suatu tempat, even itu bukan hal yang penting. Even kamu hanya pingin ke rumah teman, dan kemudian dijemput lagi.

Kamu akan merasa dicintai banget saat tahu kalau hal itu dilakukannya untuk memastikan kamu aman dan selamat sampai pulang ke rumah.

1.e. Physical Touch

Ini bahasa cinta yang terakhir. Sentuhan fisik ini bukan berarti melakukan hal negatif ya, gaes! hihi. Melainkan sebagai bentuk afeksi dari pasangan ke kamu.

Misalnya nih, kamu happy saat suami deket-deket kamu, genggam tangan kamu sampai peluk kamu dengan tulus. Kamu akan sangat merasa dicintai di sini.

*

Jadi, dah paham belum bahasa cinta kamu dan pasangan kamu? Sudah siap saling melengkapi?

Nah berkaitan dengan menghadapi suami cuek dan nggak romantis, mungkin aja suami kamu hanya berbeda bahasa cintanya denganmu. Coba deh ulik lebih dalam apa love language suami kamu.

Jangan lupa komunikasikan juga bahasa cinta kamu ke dia, agar dia tahu tanpa perlu menebak-nebak atau memecahkan sandi kamu. Ingat, dia nggak bisa baca pikiran kamu! (bukan sulap bukan sihir)


2. Komunikasi Produktif

Dimana-mana komunikasi itu penting ya, apalagi komunikasi produktif. Udah nggak jaman lagi suami istri main sandi-sandi-an. Hehe, so ya langsung aja. Gimana sih komunikasi produktif antara suami istri?

Yang perlu kita sadari nih, saat sudah suami istri maka kita harus menyadari betul bahwa kita ini adalah dua manusia dewasa. Sudah seharusnya memahami bahwa komunikasi adalah proses menyampaikan pandangan dan pikiran masing-masing.

Manusia dewasa adalah yang bisa mengelola informasi, sehingga saat komunikasi dengan pasangan pastikan kesadaran diskusi mufakat itu ada. Hal ini untuk meminimalisir konflik dan saling lempar ego.

komunikasi produktif dengan pasangan

Nah aku jadi ingat pernah dapat materi ini di kelas Bunda Sayang Institut Ibu Profesional Batch 2 tentang kaidah komunikasi produtif dan efektif dengan pasangan, yaitu:

2.a. Clear and Clarify

Di sini kamu harus memilih kata-kata, bahasa, serta ungkapan yang jelas dan mudah dipahami oleh pasangan. Beri pasangan kesempatan untuk bertanya atau klarifikasi untuk memastikan tingkat kepahamannya.

2.b. Choose the Right Time

Jangan bahas hal serius saat kalian sedang lapar. Pastilah bubar jalan. Kamu juga bisa bertanya kepada pasangan, kapan waktu yang tepat untuk membahas suatu hal. Kalian lah yang paling tau kapan waktu yang tepat itu.

2.c. Teknik 7-38-55

Albert Mehrabian menyampaikan bahwa pada komunikasi yang terkait dengan perasaan dan sikap (feeling and attitude) aspek verbal (kata-kata) itu hanya 7% memberikan dampak pada hasil komunikasi.

Komponen yang lebih besar mempengaruhi hasil komunikasi adalah intonasi suara (38%) dan bahasa tubuh (55%). Jadi saat kamu bicara, tahu kan harus apa? Yap, imbangi dengan intonasi suara dan bahasa tubuh yang tepat.

2.d. I'm responsible for my communication results

Kamu harus legowo bahwa hasil dari komunikasi adalah tanggung jawab si pemberi pesan. Kalu penerima pesan nggak mudeng, ya jangan 100% salahkan dia. Cari cara atau strategi lain yang lebih mudah dipahami untuk berkomunikasi dengan pasangan. Fokus!

*

Nah saat berkomunikasi kita juga harus sadar betul bahwa setiap orang memiliki landasan pengalaman dan pola pikir yang berbeda. Ini banyak faktor yang mempengaruhi sih, dari pola asuh, kejadian masa lalu, hingga tingkat pendidikan, dll.

Jadi di sini kamu dan pasangan butuh sedikit toleransi satu sama lain. Untuk menghadapi suami cuek dan nggak romantis, skill komunikasi kamu diuji di sini. Good luck! :p


3. Mencatat Kebaikan Suami

Ini baru aku dapet sih beberapa hari ini, insight dari Ummu Balqis di postingan instagramnya. Saat kita lagi kesel sama suami, coba buka catatan kebaikan yang udah doi lakukan. Lumayan bisa memadamkan amarah.

Jadi mulai sekarang, yuk catat semua kebaikan suami. Agar saat kesel, kamu nggak menghilangkan atau malah mengurang-ngurangi kebaikan yang udah suami lakukan ke kita. No body's perfect, ada kekurangan pastilah punya kelebihan.

penyebab suami cuek

4. Be the Best Version of Your Self

Dari pada uring-uringan dan kebanyakan menuntut doi, jangan sampai lupa juga untuk memperbaiki diri. Banyak-banyak instropeksi diri. Isi hari-harinya dengan do positive things, beri kejutan kecil dan lakukan kegiatan yang belum pernah dilakukan.

Dengan kamu terus belajar, bertumbuh, dan bergerak menjadi versi terbaik dari diri kamu sendiri, maka sekitar juga akan merasakan manfaatnya kok. Cepat atau lambat. Lakukan saja bagianmu semaksimal mungkin, be the best wife you can.


5. Dont compare!

Ini nih, karena kebanyakan nonton drama Korea dan drama tetangga, hehe. Rumput tetangga memang lebih hijau, tapi tetangga liat rumputmu juga nggak kalah hijau kok.

Jadi mulai perlahan hilangkan berandai-andai dan membandingkan. Boleh sih asal jatuhnya motivasi. Tapi kalau jatuhnya jadi nggak bersyukur yo jangan ya, gaes!

***

Sekian dulu deh tips menghadapi suami cuek dan nggak romantis ala Ibu di Balik Gawai. Kalau ada another tips, boleh banget drop di kolom comment ya.

Tapi aku percaya sih yang baca ini pasti pasangannya perhatian dan romantis ya kan? :)

ibu di balik gawai


Nurrahmah Widyawati
Mom of 2, Blogger, 9 Antologi's book author, Digital illustrator, Life long learner • Hi, for details tap page "about me" thanks! :)

Related Posts

21 komentar

  1. Aku word affirmation sama receiving gift.. suami dan anak2 Qtime sama physical touch.. bawaannya nempel aja..wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah kerem dah paham nih love language masing2 anggota keluarga ;) happy terus ya mba. Makasih dah mampir...

      Hapus
  2. Romantis dg caranya hahhaa akhirnya begitu aku menyebutnya

    Lha aku pikir bakal digombalin. Lah horo2 ngegombal.
    Ngomong biasa aja jarang hahahaha

    Dasar dia.

    Tapi jangan tanya, kalo udah bilang,

    "Eh tadi aku nyuci deh"

    Auto dia gak pakai babibu ambil jemuran kering dan dilipat hahahaha

    Ya masuk kemana hayoo yes lovemya tindakan
    Hihihi

    Mbak wid bagus lho tulisannya aku catey ah tips2nya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh bener mbak, romantis dengan caranya. Dalam pernikahan romantis memang gak meluli kaya drakor. But when suami mau terlibat dalam pengasuhan anak, mau bantuin kerjaan rumaj, dan setia sama kita, its a moooooost romantic man i ever seen :')

      Hapus
    2. Uhuyyuuh take action hahahhaa

      Hapus
  3. Suamiku bukan tipe cuek sih, tapi tips2 di atas juga tetap kugunakan dalam hubungan kami sih. Terpenting emang paham bahasa cinta dan tahu gaya komunikasi masing2. Dan nggak perlu kode2an, langsung aja.. cowok mah cuek atau nggak cuek, suka pusing kalau dikodein :D :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener mbak, dengan tahu bahasa cinta dipadukan dengan komunikasi produktif jadinya nggak ada lagi yang namanya kode kodean wkwkwk :)

      Hapus
  4. Soal bahasa cinta saya pernah pelajari tuh, tapi kok saya masih bingung ya apa bahasa cinta suami saya haha.. jadi kadang tuh ya suka gak nyambung, dia gak paham apa yg saya mau dan sebaliknya. Apa perlu ya kami tes bahasa cinta bareng2?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, mending diskusi aja hahaha. Biar satu sama lain juga lebih paham dan dipraktekan langsung :)

      Hapus
  5. Whoaaa tipsnya mantul banhet kk 😍😍 boleh nih diterapkan

    BalasHapus
  6. Hehe jadi inget materi-materi di IP. Kalau bahasa cinta kami sih quality time karena emang pasangan LDM jadi jarang banget quality time berdua. MAsih PR Komprod juga nih. Aaawhhh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keren banget kak bisa LDM, gak semua orang bisa ngejalaninnya. Semoga lancar terus ya :) semagat memahami kompro hehe

      Hapus
  7. Woaaa endiny-nya beneran gigit babget. Dont compare. Yes, mentang mentang para oppa di drakor lebih menggoda dan si doi kok keknya gimana gitu di rumah ya, tetap jangan dibandingin biar nggak jadi menuntut lalu kecewa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak wkwkwk drama korea meski berantem juga tetep sweet endingnya bikin senyum-senyum. kalau in a rela life abis berantem jadi lelah mental wkwkwk. Penting banget untuk nggak ngebandingin memang :') bisa yok bisa semangat

      Hapus
  8. Duhh ini suamiku bangett mba wkwkw/
    Apalagi doii kalau ngga diajak ngobrol dluan biasanya sibuk sama bacaannya. kecuali untuk hal2 yang bener2 penting menurut dia. Gemesss banget kadang tuh hihi
    Kucoba satu per satu tipsnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. pasti nggak akan mudah mbak, tapi aku doain semoga perlahan bisa membaik ya mba. kuncinya ada di love language dan komunikasi efektif memang. bismillah yok pak bisa pak hehehe (bapaknya baca yok pak) :)

      Hapus
  9. Wah kalau suami nggak ngasih respon sesuai harapanku sebagai perempuan, aku langsung bilang ke suami kalau responnya gak tepat dan ngasih tau harusnya gmn. Dia sedikit banyak akhirnya tau cara menghadapi istrinya, wkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ah sukaaa, keren banget ini berani speak up apa mau kita dan apa harapan kita ke para pria. Semoga dengan ini lebih baik relationshipnya dan makin sweet ya mba ;)

      Hapus
  10. Bagus seklai ini tipsnya..yang baru baru menikah wajib baca tulisan ini, supaya jangan baperan ke suami kalau dicuekin 🤣

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa juga kak hehe pas awal-awal biasanya sweet iya, baper juga iya ya? wkwk makasih dah mampir kak :)

      Hapus

Posting Komentar