Nurrahmah Widyawati Mom Food Travel Lifestyle Blogger

Review Museum Kota Lama Semarang, Aplikasi Lunpia? Tiket Gratis?

Konten [Tampil]

Review Museum Kota Lama Semarang, Harus Pakai Aplikasi Lunpia? Gratis?

Liburan sekolah bulan Juli ini, kami sekeluarga memutuskan untuk liburan dua hari satu malam di Kota Semarang. Salah satu destinasi wisata yang kami kunjungi adalah Museum Kota Lama Semarang. Mau tahu keseruannya? Baca sampai selesai ya!

Nah, memang agak random nih. Kami tiba-tiba ingin staycation ke luar kota. Karena kami tinggal di Kota Pati, kota terbesar yang paling dekat adalah Semarang. So ya, akhirnya kami booking hotel H-3 dan mulai berselancar menyusun rencana destinasi selama di sana.

Di Semarang kami memutuskan untuk mengunjungi Masjid Agung Jawa Tengah, ke mall-mall sekitar seperti Tentrem Mall, Paragon Mall, Museum Kota Lama Semarang, hingga menginap di KHAS Hotel Semarang.

Kalau ditanya asing, sebetulnya Paksu ini dulu kuliah di UNDIP. Namun nyatanya itu sudah sangat lama sekali. Jadi sudah banyak yang berubah dan jalanan juga semakin crowded. Jadi, selama di sana kami hanya mengandalkan Google Maps.

But, tidak semudah itu fergusso! Kalau kata orang "wanita tidak bisa baca maps", so far aku selalu bisa dan nggak pernah nyasar.

Tapi di Semarang, anehnya, aku beberapa kali telat baca maps. Hahaha. Karena banyak jalan satu arah, akhirnya saat terlewat belok, kami harus putar balik cukup jauh. Selain itu, signal ponselku juga tidak begitu bagus di Semarang. Don't know why.

Aku akan buat beberapa artikel terkait liburan kami di Semarang, dan kini aku awali dengan artikel Review Museum Kota Lama Semarang. Check this out!


Lokasi Museum Kota Lama Semarang

sejarah Museum Kota Lama, aplikasi lunpia

Museum Kota Lama ada di kawasan kota lama Semarang. Tepatnya ada di Jl. Cendrawasih No.1a, Purwodinatan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kalau kamu sedang di Kota Lama Semarang, museum ini sebetulnya tidak jauh dan mudah ditemukan. Bangunannya yang khas cukup mencolok di area bundaran, membuat museum ini mudah mendapat atensi wisatawan.

Jadi dindingnya bak susunan batu bata, ada danau buatan juga di area tersebut. Jembatan kaca juga menambah estetiknya museum kota lama. 


Parkir Museum Kota Lama

Ngomong-ngomong tentang parkir museum kota lama, aku juga punya pengalaman yang "bingung" tentang ini. Hahaha. Jadi memang aku lupa mencari ulasan mengenai parkiran saat berkunjung ke museum satu ini.

Saat berkunjung ke sana, kami tidak menemukan parkiran. Aku langsung berpikir mungkin parkirannya terpusat (kan kota lama memang seperti itu). Namun setelah check di google maps, parkir terdekat kawasan kota lama ternyata cukup jauh untuk jalan kaki.

Akhirnya kami berhenti di bahu jalan dan bertanya ke penjual di sana. Katanya kami suruh parkir di bahu jalan saja. Nanti tinggal bayar uang sewa ke dia. Tapi, aku ragu. Nanti kalau mobilnya diangkut dishub macam mana coba kalau ilegal?

Sungguh tidak informatif banget deh itu penjual. Sad!!! Karena kami bingung, akhirnya kami titipkan mobil di bahu jalan dengan penjual tersebut. Sementara kami check in terleih dahulu ke museum dan bertanya ke petugasnya sebetulnya parkiran terdekat dimana.

Akhirnya petugasnya pun memberi informasi untuk parkir museum kota lama memang belum ada yang resmi. Masih direncanakan di seberang jalan, akan digabung dengan pusat oleh-oleh, namun belum selesai dibangun.

Kami disarankan sementara untuk parkir di depan bank CIMB depan museum (sekitar Indomaret atau kampung batik), atau di BRI belakang museum. Setelah itu paksu izin keluar terlebih dahulu untuk memindahkan mobil dari bahu jalan ke bank BRI. Namun ini pun sebetulnya tidak boleh. Karena parkiran hanya untuk nasabah.

Namun, kami ke museum hari Minggu jadi memang parkiran nasabah lagi kosong. Awalnya disuruh bayar 20 ribu, namun akhirnya boleh 10 ribu. Sungguh drama masalah parkiran. Kalau warga lokal mungkin hapal, untuk kami warga luar kota sungguh bingung!


Sejarah Museum Kota Lama

Museum Kota Lama Semarang ini menurutku wisata edukasi yang sangat worth it untuk dikunjungi saat ke kota Semarang.

Di sini menampilkan sejarah Kota Semarang, bahkan sejarah kereta api di Indonesia, serta memamerkan benda-benda bersejarah. Yang membuat museum ini menarik adalah pemanfaatan teknologi layar 3D. Jadi pengunjung seolah-olah masuk ke dalam dunia virtual dan bisa merasakan secara langsung sejarah Kota Semarang.

Di museum kota lama, akan ada guide yang menjelaskan satu per satu secara detail mengenai sejarah kota lama dan kereta api Indonesia.

Anyway, awal mulanya museum ini tidak direncanakan lho. Namun pada saat sedang membuat taman dan melakukan penggalian. Eh malah menemukan suatu alat pembersih kereta api (setelah diteliti kurang lebih 2 tahun). Ini masih ada dan terlihat di bawah jembatan kaca dalam museum. CMIIW.

Untuk kamu yang penasaran seperti apa dalamnya, bisa tengok video originalku di bawah ini :)


Aplikasi Lunpia : Wajib Booking Sesi Sebelum Berkunjung ke Museum Kota Lama Semarang!

Jika kamu ingin berkunjung ke Museum Kota Lama Semarang, kamu nggak bisa langsung datang dan pesan tiket on the spot. Kamu wajib daftar dulu di aplikasi yang namanya LUNPIA. Kamu bisa download terlebih dahulu di Playstore/Appstore.

Setelah itu, kamu bisa log in dengan e-mail. Kemudian di Lunpia cari saja "Museum Kota Lama".

  • Klik PESAN TIKET
  • Masukkan data pengunjung, di sini bisa diisi 2 orang saja. Jadi 1 aplikasi maksimal untuk 2 orang (tambah pengunjung klik). Isi sesuai data yang asli.
  • Pilih tanggal jadwal kedatangan. Ini bisa dipilih minimal 7 hari sebelum sesi. Maksimalnya ya sebelum sesi dimulai.
  • Isi juga sesi. Nah di sini ada beberapa sesi dalam satu hari, yaitu :

WEEK DAYS (Selasa-Jum'at)
Sesi 1 : 10.00 -10.30 WIB | Sesi 2 : 11.00 - 11.30 WIB | Istirahat : 11.30 - 12.30 WIB
Sesi 3 : 13.00 - 13.30 WIB | Sesi 4 : 14.00 - 14.00 WIB | Sesi 5 : 15.00 - 15.00 WIB

WEEK END (Sabtu-Minggu)
Sama seperti jadwal week days, namun ada tambahan 1 sesi yaitu di jam 09.00 - 09.30 WIB

Hari Senin : LIBUR.

Setelah isi semuanya, kamu akan mendapatkan e-tiket. Cara mengeceknya sebagai berikut :

  • Di halaman awal, klik logo orang di ujung kanan atas.
  • Klik TIKET, maka akan muncul jadwal Museum Kota Lama, klik.
  • Nah, barcode yang ada tersebut untuk di-scan saat masuk ke dalam museum. Scan ini bisa 30 menit sebelum sesi dimulai, dengan toleransi keterlambatan selama 10 menit.


Penutup

Museum Kota Lama Semarang di bulan Juli 2023 ini masih gratis. Aku nggak tahu deh ke depannya, hehe.

Nah untuk sesuatu yang FREE, ini sangat amat worth it! Pengalaman menjelajah museum secara imersif ini memberikan pengalaman unik tersendiri, ada guide-nya juga dengan penjelasan yang sangat informatif dan ruangannya bersih karena masuknya tanpa alas kaki.

Oh iya, di setiap sesinya dibatasi hanya boleh 30 orang saja. Jadi memang kondusif banget sih sungguh. Anak kecil juga dihitung, aku bawa anak 3 tahun dan 6 tahun tetap dihitung masing-masing 1 tiket.

Pastikan kamu sehat dan tidak demam saat berkunjung ke sana, jangan bawa makanan/minuman juga ke dalam, dilarang bawa kamera pro, dilarang menggunakan video untuk keperluan komersil, dilarang merokok dan tertib.

Jadi kapan kamu mau berkunjung juga ke Museum Kota Lama Semarang? :)

Review Museum Kota Lama Semarang, Aplikasi Lunpia? Tiket Gratis?

.

Nurrahmah Widyawati
Seorang lifestyle blogger yang menulis tentang dunia perempuan, Ibu, parenting, pengasuhan anak, keluarga, review, hobi, food-travel dan kehidupan sehari-hari | Digital Illustrator :)

Related Posts

Posting Komentar